Jasa Arsitek Klaten Jawa Tengah Desain Rumah Mbak Mainem

Berawal dari berderingnya handphone pertanda ada sebuah mail masuk, kala itu ada seorang yang menghubungi saya. Saya sempat terkejut karena ternyata ada seorang berkebangsaan Belanda mengontak saya bertanya seputar jasa arsitek untuk mendesain rumahnya. Sempat terbesit betapa repotnya nanti membuat gambar rumah dengan mengikuti standart Eropa, tetapi saya tetap mencoba untuk menggali inforamsi lebih dalam. Ternyata lokasi site rumah tersebut berada di Klaten Jawa Tengah, saya agak sedikit lebih lega karena gambar akan seperti biasa mengikuti kaidah yang ada di Indonesia. Mbak Mainem Den Broer adalah nama lengkap beliau, adalah orang Klaten yang menikah dengan orang berwarga negara Belanda dan tinggal menetap di sana. Rencana untuk membuat rumah tinggal di Indonesia adalah sebagai tempat untuk singgah kala berkunjung ke tanah air tercinta.

Klaten adalah wilayah di Jawa Tengah dengan 26 kecamatan, yaitu Bayat, Cawas, Delanggu, Ceper, Gantiwarno, Jatinom, Jogonalan, Kalikotes, Juwiring, Karanganom, Karangkates, Karangnongko, Kebonarum, Kemalang, Klaten Selatan, Klaten Tengah, Klaten Utara, Manisrenggo, Ngawen, Pedan, Polanharjo, Prambanan, Trucuk, Tulung, Wedi, Wonosari. Klaten merupakan wilayah yang cukup luas dengan luas area 658,22 kilometer persegi.

Setelah terjadi kesepakatan harga, akhirnya saya berangkat untuk mensurvey lokasi bersama seorang teman. Di sana kami bertemu dengan adik Mbak Mainem, beliaulah yang menunjukkan lokasi site yang tak jauh dari rumahnya. Tanahnya ternyata berkontur datar karena berada di kavling perumahan yang mana waktu itu belum satupun rumah terbangun di area sekitarnya, area tersebut masih berupa tanah kosong namun jalan terbentuk meskipun masih berupa jalan tanah. Setelah melakukan pengukuran dan mengobrol panjang lebar dengan adik Mbak Mainem akhirnya kami pulang dengan data data yang siap untuk dijadikan bahan awal dalam membuat desain rumah ini.

Desain fasad rumah ini terlihat sederhana namun elegan. Pernak pernik tidak terlalu banyak digunakan, keanggunan lebih ditonjolkan dengan komposisi warna yang pas antar elemen bangunan seperti genteng, batu alam, dan cat dindingnya. Batu alam menggunakan batu palimanan karena kesannya yang lembut dan terlihat lebih natural, hal ini serasi dengan cat rumah yang berwarna krem.

Denah rumah Mbak Mainem ini terlihat simetris antara kanan dan kiri. Hal ini karena memang permintaan klien yang menginginkan pola ruang yang simpel tidak terlalu banyak lekukan. Gridnya terlihat sederhana dimana area tengah merupakan area semi publik, terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan dan dapur. Pada area sayap kanan dan kiri digunakan sebagai zona privat yaitu untuk ruang tidur, kamar mandi dan ruang hobby.

Garasi berukuran cukup kecil yang didesain hanya untuk satu buah mobil, sedangkan area di depannya dipakai sebagai carport. Pada area garasi terdapat atap dak yang di atasnya digunakan sebagai area tempat duduk.

Rumah ini mempunyai pekarangan yang cukup luas, hal ini digunakan sebagai elemen pelengkap rumah. Gazebo dan kolam renang merupakan elemen utama yang memanfaatkan lahan di belakang rumah. Sedangkan sisanya digunakan sebagai taman, ruang cuci dan ruang jemur.

Bangunan ini menggunakan keramik ukuran 60 x 60 cm sebagai lantai pada ruangan utamanya seperti ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, ruang tidur, dan ruang hobby. Kamar mandi menggunakan keramik 20×20 pada lantainya. Pada gazebo, teras depan, teras belakang, garasi, menggunakan keramik dengan ukuran yang lebih kecil yaitu keramik ukuran 40×40 cm. Pada area lain menggunakan perkerasan berupa conblock, koral, dan karpet beton.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *